kenapa aku kadang introvert kadang extrovert?

introvert vs extrovert, apa bedanya?
Istilah extrovert dan introvert saat ini cukup dikenal. Anda sendiri mungkin pernah mendapatkan tes untuk menentukan apakah Anda introvert atau extrovert. Saking banyaknya tes gratisan tentang dua kutub kepribadian ini, banyak orang bingung menentukan dirinya termasuk tipe yang mana, soalnya hasil tesnya kadang beda-beda antar satu tes dengan yang lain.
Kalau Anda ingin lebih jelas mengenali diri sendiri apakah extrovert atau introvert, atau ingin bisa menjelaskan tentang konsep ini pada orang lain dengan gamblang, baiknya Anda teruskan membaca.

Sebagian kecil saja

Extrovert dan Introvert adalah satu dimensi dari empat dimensi yang diukur oleh alat pemeriksaan psikologi yang populer bernama Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Dimensi Ekstrovert-Introvert diberi kode E-I. Dimensi lainnya adalah Sensing-iNtuiting (S-N), Thinking-Feeling (T-F), dan Judging-Perceiving (J-P). Setelah mengisi sejumlah pilihan di kuesioner MBTI, kita akan mendapat hasil berupa empat huruf yang menjadi tipe kita berdasarkan kombinasi dari keempat dimensi yang ada. Misalnya saja ESTJ (Extrovert-Sensing-Thinking-Judging) dan seterusnya sampai INFP (Introvert-iNtuiting-Feeling-Perceiving).
Dimensi extrovert dan introvert memang paling sering dibahas karena menjadi huruf pertama dari empat huruf penyusun tipe seseorang. Sepertinya belum banyak orang yang ingin menggali lebih dalam tiga huruf lainnya.

Tipe itu skala nominal

Salah kaprah pertama yang sering muncul adalah orang kadang merasa dirinya extrovert dan introvert.
"Soalnya aku kadang kaya yang pemalu tapi rame juga"
Atau
"Aku tuh rame, tapi sering malu juga kalau suruh tampil"
Nah, pemahaman seperti ini yang perlu dirujuk kembali ke konsep awal dari tipe itu sendiri. Isabel Myers dan Katharine Briggs, duet anak-ibu penemu dari MBTI menjelaskan bahwa pengukuran ekstrovert-introvert bersifat penggolongan, bukan banyak-sedikit, besar-kecil, dan semacamnya.
Ukuran besar-kecil itu seperti misalnya kita mengukur jarak. Apabila jaraknya kecil kita sebut "dekat". Sedangkan bila jaraknya besar kita sebut "jauh". Sedangkan penggolongan berarti suatu hal termasuk kategori ini atau itu. Misalnya saja makhluk hidup, kucing adalah hewan, pohon jambu adalah tmbuhan. Tidak ada kucing yang tumbuhan, atau pohon jambu yang hewan. Apalagi kucing yang hewan tapi kayanya tumbuhan juga sih.
Konsep tipe ini artinya seseorang akan ditentukan apakah dia extrovert atau introvert, tidak bisa keduanya. Kebingungan menentukan tipe seseorang disebabkan karena alat tes yang kurang "tajam", menjawab tidak sesuai dengan diri yang sebenarnya, dan kurang lengkapnya panduan saat tes.

Kamu mau yang mana?

Kita bisa menentukan tipe kita dengan akurat apabila kita dites oleh orang yang memang kompeten dalam menentukan tipe kepribadian menggunakan MBTI. Hal ini yang menyebabkan tes online kadang menimbulkan kebingungan, karena tidak ada yang bisa ditanya kalau hasil tes berubah-ubah.
Setelah kita coba tes di berbagai website, koq hasilnya beda-beda? Jadi aku sebenernya tipe apa?
Naomi L. Quenk psikolog dari New Mexico menyampaikan bahwa tipe seseorang pada MBTI ada tiga. Jawaban seseorang pada tes yang dilakukan secara profesional disebut sebagai reported type. Bila tes dilakukan menggunakan tes yang tidak jelas akurasinya untuk kemudahan penjelasan sementara ini kita anggap saja termasuk sebagai reported type. Perbedaan hasil biasanya terjadi pada Reported type ini. Beda yang melakukan tes, beda website, beda juga hasil, padahal semuanya mengaku sebagai MBTI.
Sebenarnya kita tidak perlu khawatir tentang reported type, penyelenggara tes yang bertanggung jawab akan memandu kita dalam melakukan verifikasi tipe kita melalui rangkaian diskusi. Tester akan meminta kita membandingkan tipe kita dengan tipe yang "berdekatan" dengan reported type kita. Apabila ada tipe yang kita rasa lebih cocok dengan diri kita maka itu bisa jadi memang lebih tepat mencerminkan jati diri kita, tipe yang kita pilih sendiri ini disebut sebagai best fit type.
Secara hipotetis ada tipe sejati diri kita yang disebut sebagai true type yaitu tipe kita yang sebenarnya.

Maka, saat kita mendapatkan hasil bahwa tipe kita ESTP lalu berubah menjadi ISTP, jangan merasa bahwa kita introvert dan extrovert. Coba saja baca penjelasan tentang kedua tipe itu lalu pilih mana yang lebih mencerminkan diri kita. Karena kita tidak mungkin extrovert dan introvert.

0 comments :